Termodinamika
Thermo dan Dynamic  (aspek Energi beserta perubahannya)
Hukum-hukum Termodinamika :
  1. HK 0 : Konsen pada kesetimbangan termal dan suhu, yang dapat didefinisikan : terdapat skala suhu yang unik. Jika suatu sistem A dalam keadaan setimbang secara termal dengan sistem B, dan sistem B setimbang secara termal dengan sistem C, maka sistem A setimbang secara termal dengan sistem C.
  2. HK I : Energi pada sistem tertutup adalah tetap. Kekekalan energi = Energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan, energi hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Energi hanya dapat dipertukarkan antar sistem atau antar sistem dan lingkungan dan sebaliknya.
  3. HK II : Kalor tidak dapat diubah seluruhnya menjadi kerja, Semua proses spontan mempunyai arah tertentu, Yang dirumuskan melalui suatu fungsi yang disebut Entropi. Ketika dua sistem berada pada kontak termal, laju panas spontan terjadi dari sistem bersuhu tinggi ke sistem yang bersuhu rendah
  4. HK III : Semua materi sempurna (perfect) memilki entropi yang sama S = 0 pada T = 0. Pada suhu tinggi, S selalu positif. Tidak mungkin untuk mendinginkan semua sistem pada T = 0.
Sistem dan Lingkungan
  1. Sistem : Bagian dari alam semesta yang menjadi pusat perhatian kita dengan batas-batas yang jelas
  2. Lingkungan : Bagian di luar sistem
Pembagian Sistem :
  1. Sistem Terbuka : yang dengan lingkungannya dapat tukar-menukar energi atau materi (m dan E)
  2. Sistem Tertutup : yang dengan lingkungannya dapat tukar-menukar energi saja, materi tidak (E)
  3. Sistem Terisolasi : yang dengan lingkunganya tidak dapat tukar-menukar energi atau materi
Sifat Sistem:
Ditentukan oleh sejumlah parameter atau variabel
  1. Intensif : tidak bergantung pada ukuran sistem, contoh suhu
  2. Ekstensif : bergantung pada ukuran sistem
Fungsi keadaan
  1. Fungsi keadaan : variabel yang hanya bergantung pada keadaan sistem dan tidak bergantung pada bagaimana keadaan itu dicapai (awal s/d akhir)
  2. Fungsi proses : bergantung pada lintasan yang ditempuh
Kalor dan Kerja
  1. Kalor (q) : energi yang dipindahkan melalui batas-batas sistem, akibat perbedaan suhu sistem dan lingkungan
  2. Kerja (w) : setiap bentuk energi yang bukan kalor yang dipertukarkan antara sistem dan lingkungan

Kapasitas Kalor

Kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu benda sebanyak satu derajat
Proses Eksotermal dan Endotermal
  1. Proses Eksotermal adalah suatu proses yang melepaskan energi dalam bentuk panas
  2. Proses endotermal adalah proses yang menyerap energi dalam bentuk panas