Skip to content

https://www.rolanrusli.com

Personal Website Rolan Rusli

Pentingnya Permukaan padatan pada katalis

Katalis –> zat yang dapat meningkatkan laju reaksi.
Secara makroskopik katalis tidak bereaksi, namun secara mikroskopik katalis bereaksi dengan reaktan melalui suatu jalur tertentu sehingga menurunkan energi aktivasi dari reaksi kimia tersebut. Dengan demikian katalis akan diperoleh kembali pada akhir reaksi tersebut. continue reading…

Latar Belakang

  • Katalis merupakan salah satu teknologi penting dalam kehidupan saat ini.
  • Contoh aplikasi katalis: Pada kendaraan dipasang katalis yang mengkonversi polusi yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor. Tanpa katalis dapat kita bayangkan betapa kotornya udara kita.
  • Lebih dari 90% bahan kimia diproduksi dengan menggunakan katalis
  • Enzim adalah salah satu katalis yang penting untuk kehidupan kita, yang tanpa enzim kehidupan tidak berlangsung • Salah satu contoh  adalah fotosintesis
  • Ragi alami yang digunakan untuk memfermentasikan anggur menghasilkan minuman • Ragi mengkonver (mengubah) karbohidrat menjadi alkohol
  • Studi sistematik tentang katalis dimulai pada awal abad ke-19

Materi Kimia Katalis

Prinsip Dasar

I.      Kereaktifan antar muka Padatan

  • Latar Belakang
  • Permukaan Padatan adalah Penting untuk Katalis
  • Siklus Katalitik
  • Adsorpsi pada Permukaan Padatan

II.     Efek Struktur Permukaan Padatan pada Kereaktifan

  • Struktur Permukaan Padatan
  • Restrukturing Permukaan Padatan
  • Struktur Permukaan Katalis
  • Ketergantungan Struktur dari Reaksi Katalisis

III.       Pengubahan Reaktifitas Permukaan Katalis

  • Prinsip Umum
  • Promosi dan Peracunan Katalis (promotion and poisoning)
  • Pencampuran Padatan (Alloying)
  • Efek Padatan Pendukung

Kepraktisan

I.      Material Katalis dan Pembuatan

  • Tipe Material Katalis
  • Apa yang membuat katalis yang baik?
  • Metode desain katalis
  • Pembuatan Katalis

II.     Aktifitas Katalisis dan Selektifitas

  • Kinetika dari Konversi katalisis
  • Persaingan Produk : Masalah Selektivitas
  • Gaya pada Permukaan  : Ketidak idealan
  • Keadaan Pengikatan yang Lemah dan Difusi Permukaan
  • Ketergantungan Permukaan pada Laju Reaksi : Prinsip Volcano

III.       Pengukuran Sifat Katalis

  • Pengukuran aktivitas
  • Struktur fisik katalis
  • Struktur permukaan

Aplikasi

I.      Material Awal dan konversinya

  • Tipe bahan baku
  • Konversi bahan baku
  • Produk

II.     Katalis Untuk Proteksi Lingkungan

  • Pendahuluan
  • Sumber Bergerak : Menghilangkan polusi dari pembuangan Asap
  • Sumber diam (statis) : Pembersihan Pembuangan
  • Perlindungan Lingkungan Rumah : Katalisis toilet

III.       Katalisis dalam kehidupan sehari-hari

  • Pendahuluan
  • Produksi pupuk
  • Modifikasi Makanan : Produksi Margarin
  • Cuka dari Gas
  • Furniture dari Gas
  • Pakaian dari Minyak : Fiber dan Plastik
  • Zat Aditif bubuk deterjen
  • Minuman manis dari Jagung
  • Katalis Untuk kesehatan

IV.       Katalis Untuk masa depan

  • Pendahuluan
  • Desain Katalis
  • Bahan Kimia dari bahan baku alternatif
  • Bahan Bakar untuk abad 21
  • Pilihan transportasi baru : Fuel cell (sel bahan bakar)
  • Katalis di Rumah
  • Katalis Untuk Obat

PENUNTUN PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK

 

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena dengan Rahmat dan Hidayah-Nya sehingga Penuntun Praktikum Kimia Anorganik ini dapat diselesaikan. Shalawat dan Salam kepada Rasulullah Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabat.

Penuntun ini disusun agar dapat digunakan untuk melakukan Praktikum Kimia Anorganik di Program Studi Pendidikan Kimia guna menunjang teori yang telah diperoleh mahasiswa pada Mata Kuliah Kimia Anorganik. Teori yang lebih mendalam dapat dikembangkan atau dipelajari sendiri oleh mahasiswa melalui buku-buku teks Kimia Anorganik yang ada.

Penyusun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, sehingga Penuntun Praktikum Kimia Anorganik ini dapat diterbitkan. Segala saran demi penyempurnaan Penuntun Praktikum Kimia Anorganik ini, kami terima dengan senang hati.

Akhirnya kepada mahasiswa, penyusun mengucapkan selamat mengikuti Praktikum Kimia Anorganik, semoga Penuntun Praktikum Kimia Anorganik ini dapat memberikan sumbangan berarti dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang dimiliki khususnya Kimia Anorganik. Amin.

Kendari,      Maret 2008

Penulis

File :  Penuntun Praktikum Kimia Anorganik 2007_2008

 

ABSTRACT

Synthesis and Atomic Simulation of Aurivillius Oxides

Most of studies in Aurivillius oxide have been synthesized of Aurivillius oxides with d0 cation as B cation. Recently, attempts to substitute d0 with dn cation at perovskite layered has been started. In this work attempt to substitute (Ti4+) with (Fe3+) has been carried out. Aurivillius oxides Sr2Bi4Ti5-xFexO18, Sr2+0,5xBi4Ti5-xFexO18, Pb2Bi5Ti5FeO21 and Pb3Bi5Ti6FeO24 have been synthesized using the solid state reaction method. X-ray Diffraction powder data were refined using Le Bail method implemented in Rietica. Sr2Bi4Ti5-xFexO18, and Sr2+0,5xBi4Ti5-xFexO18 oxideshave space group B2cb, Z = 4; whilst Pb2Bi5Ti5FeO21 and Pb3Bi5Ti6FeO24oxideshave space group A21am, Z = 4 and I4/mmm, Z = 2.The random substitution of cation Fe3+ at Ti4+ position in these Aurivillius oxides was showed by the increase of lattice volume and magnetic moment in these oxides with increasing Fe substitution. The results of atomic simulation indicate that there were goal agreements between the simulated and experimental structural parameter for several Aurivillius oxides like Bi2Mo0.25W0.75O6, Bi2+xLaxTiNbO9 (x = 0–1), ABi2Ta2O9 (A = Sr, Ba, Ca), AxSr2-xBi2Nb2TiO12 (A = Ba, Ca; and x = 0, 0.5), and Bi5Ti1.5W1.5O15, with the differences less than 0.03 %. Yoder Flora equation can be used to determine lattice energy of Aurivillius oxides.

Keywords: Aurivillius oxides; Solid state reaction; Le Bail method; Magnetic moment, Atomic Simulation. continue reading…