Author: Rolan Rusli

Selamat datang di web pribadi saya.

Terima kasih atas kunjungan anda pada web saya.

Semoga dengan adanya web ini akan memberikan manfaat bagi kita semua.

Kritik dan saran mohon disampaikan ke alamat email saya rolan@rolanrusli.com

Salam,

Rolan Rusli

email : rolan@rolanrusli.com

Profil Penelitian :

  1. Scopus
  2. Publons
  3. Orcid
  4. Sinta
  5. Research Gate
  6. Google Scholar
  7. Scilit
  8. Semantic Scholar
  9. Fatcat
  10. Web of Science
  11. Garuda 
ORCID iD icon https://orcid.org/0000-0003-1264-5933

Series of lectures of X-ray diffraction by Dr. I. Abrahams (Queen Mary University of London) at Institut Teknologi Bandung, 18 – 22 February 2013 (more…)

ABSTRACT

Evolution of Formation BIMEVOX with Sol Gel Method

One technology that can reduce the dependencies on current energy resources is fuel cells and one of them is solid oxide fuel cells (SOFC). Generally, SOFC have three components, i.e. catode, anode, and electrolyte. Electrolyte material of fuel cell must have a high ionic conductivity. Bi2VO5.5 (Bismuth vanadate, BIVOX) is one of oxide with high ionic conductivity. This oxide has three polymorphs, namely alpha, beta, and gamma. Gamma polymorph is the polymorph with the highest ionic conductivity. However, this polymorph is not stable at low temperatures and will transform to polymorph alpha or beta. To stabilize the gamma phases, one can substitute vanadium with various cation dopants. The result of this subtitution is a new family oxides namely bismuth metal vanadium oxide (BIMEVOX). BIMEVOX is generally synthesized via solid state reaction at high temperature and usually still has impurities. Thus a different synthesis method to obtain the gamma phase of BIMEVOX at low temperatures is needed. BIMEVOX synthesis method used in this study is a sol-gel method. This method can produce a high purity product because all of the metal cations are well mixed at the atomic level. BIMEVOX successfully synthesized using sol gel method with citric acid and ethylene glycol as chelating agent and a mole ratio of citric acid: ethylene glycol: total of cations = 10:4:1, at pH 1-3, and the gel was burned at the final temperature of 600 °C. Formation of BIMEVOX via sol-gel method is through gel to bismuth metal, complex of vanadium(IV), and complex of zinc, then a mixture oxide (BiVO4 and BIMEVOX) and finally BIMEVOX. This γ-BIMEVOX has a tetragonal structure with space group I4/mmm. Coordination of vanadium in this BIMEVOX is octahedral, tetrahedral, and square pyramidal. This BIMEVOX has a direct band gap energy of 2.18 eV. This BIMEVOX has γ-γ’ transition at 450 °C.

Keywords: BIMEVOX, sol gel, polymorph, vanadium coordination, band gap,γ-γ’ transition (more…)

Setelah sebelumnya saya mengeluarkan tulisan mengenai cara mengubah pembacaan drive software PCPDFWIN dari CD ke hard disk computer, dimana ternyata pembacaan software tersebut hanya berlaku untuk sistem yang berbasis windows XP, namun tidak berlaku bagi sistem dengan windows vista atau windows 7.  Agar pembacaan dapat dilakukan pula bagi sistem windows vista dan windows 7, perlu dilakukan sedikit modifikasi pada materi sebelumnya yang akan diberikan disini. (more…)

Cara mengambil Data Pola Difraksi Sinar-X (X-ray Diffraction XRD) dari Program FIND IT

Pada Program FIND IT, bukan hanya memberikan informasi tentang Parameter sel serta posisi atom-atom dari kristal yang telah dilaporkan, yang ada pada database program tersebut. (more…)

Petunjuk Refinement, Analisis Pola Difraksi Sinar-X Serbuk Menggunakan Metode Le Bail Pada Program Rietica

(more…)

Difraksi Sinar-X

 

Difraksi sinar-X merupakan teknik yang digunakan untuk menganalisis padatan kristalin. Sinar-X merupakan radiasi gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang sekitar 1 Å, berada di antara panjang gelombang sinar gama (γ) dan sinar ultraviolet. Sinar-X dihasilkan jika elektron berkecepatan tinggi menumbuk suatu logam target (Gambar 1).

 

(more…)

Parameter Unit Sel

 

Satu unit sel biasanya memiliki parameter antara lain panjang unit sel (a, b, c), sudut unit sel (α, β, dan γ), dan lain-lain.

 

Parameter unit sel tersebut dapat dijelaskan lebih jauh dengan melihat pada gambar 1.

Pada gambar 1. terdapat 3 warna berbeda yaitu merah, biru, dan hijau. Penggunaan ketiga warna tersebut untuk membedakan masing-masing parameter agar lebih memudahkan dalam memahaminya.

 

 

(more…)

Sistem Kristal dan Kisi Bravais

Sistem kristal dapat dibagi ke dalam 7 sistem kristal. Adapun ke tujuh sistem kristal tersebut adalah Kubus, tetragonal, ortorombik, heksagonal, trigonal, monoklin, dan triklin.

1.    Sistem kristal kubus
sistem kristal kubus memiliki panjang rusuk yang sama ( a = b = c) serta memiliki sudut (α = β = γ) sebesar 90°. Sistem kristal kubus ini dapat dibagi ke dalam 3 bentuk yaitu kubus sederhana (simple cubic/ SC), kubus berpusat badan (body-centered cubic/ BCC) dan kubus berpusat muka (Face-centered Cubic/ FCC). (more…)